Rabu, 10 Oktober 2012

Pidato Bahasa Indonesia "Dengan Membaca Akan Membuka Jedela Dunia"

Ini loh pidato yang pernah aku bawakan dalam lomba perpustakaan daerah dan membawa ku menjadi juara 1 :)


Assalamualaikum wr.wb.
Salam sejahtera bagi kita. Yang saya hormati kepala kantor perpustakaan, arsip dan dokumentasi kabupaten kapuas. Yang saya hormati ibu-bapak selaku dewan juri lomba pidato. Serta teman-temanku yang berbahagia.
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan YME, karena atas berkah, taufik dan hidayah-NYAlah kita dapat berkumpul di tempat  ini melaksanakan lomba pidato dengan keadaan sehat walafiat.
Ibu-Bapak dewan juri serta teman-temanku yang berbahagia.
Ingatkah kalian, kenalkah kalian pada seorang tokoh, seorang tokoh pendidikan, pendidikan taman siswa? Yah, beliau adalah Ki Hajar Dewantara. Beliau adalah seorang tokoh pendidikan Indonesia yang memprokarsai berdirinya lembaga pendidikan Taman siswa. Dia lebih terkenal dengan filsafat ”tut wuri handayani, hing madya mangun karsa, hing ngarso sung tulada”. Ki Hajar Dewantara mengklasifikasikan tujuan pandidikan dengan istilah “tri-nge”. “Nge” pertama adalah ngerti” (memahami). “Nge kedua” adalah “ngerasa” (merasakan), dan “nge” ketiga adalah “ngleakonin” (mengajarkan). Nah, inilah tema yang akan saya sampaikan pada pidato kali ini dengan judul “Dengan Membaca Akan Membuka Jendela Dunia
Teman-temanku yang berbahagia.
Teman-teman! Sudahkah hari ini kalian membaca? Kalau sudah apa yang kalian baca? Tentu hal itu sesuatu yang bermanfaat. Membaca tentu bukan suatu hal yang asing bagi kita semua. Pada zaman global sekarang, membaca merupakan suatu hal yang penting. Karena, membaca merupakan akar dari peradaban sebuah bangsa. Bahkan membaca sekarang telah menjadi kebutuhan pokok yang harus dimiliki setiap orang agar bisa menjawab tantangan kehidupan. Untuk membaca, banyak cara yang dapat kita capai. Diantaranya melalui perpustakaan. Karena di perpustakaan berbagai sumber informasi bisa kita peroleh, selain itu banyak juga manfaat lain yang dapat kita peroleh melalui perpustakaan. Mulai dari tempat meminjam buku, tempat kita membaca dengan tenang, dan bahkan kita dapat bertemu dengan teman baru diperpustakaan. Nah, tapi mengapa teman? Ketika kita mendengar kata perpustakaan, dalam benak kita langsung terbayang sederetan buku-buku yang tersusun rapi di dalam rak sebuah ruangan. Yah, memang pendapat ini kelihatannya benar, tetapi kalau kita mau memperhatikan lebih lanjut, hal itu belumlah lengkap. Karena setumpuk buku yang diatur di rak sebuah toko buku tidak dapat disebut sebagai sebuah perpustakaan.
Teman-teman! Rugikah kita jika kita rajin membaca? Rugikah jika kita datang perpustakaan? Tentu tidak teman yang ada adalah ilmu yang terus bertambah jika kita sering membaca. Oleh karena itu teman, saya mengajak diri saya, teman-teman yang berada disini mari-mari kita manfaatkan waktu kita dengan membaca. Karena dengan membaca akan menambah ilmu pengetahuan kita. Dan dengan bertambahnya ilmu pengetahuan kita bertambah pula pendidikan kita. Perpustakaan jantung pendidikan, dengan membaca kita dapat menguasai dunia.
Sebelum saya akhiri pidato ada pantun yang ingin saya sampaikan mau dengan gak?
Burung dara terbang sembilan
Terbang tinggi diatas angkasa
Perpustakaan jantung pendidikan
Tempat kita untuk membaca
Akhiru kallam sumassalamualaikum wr.wb

1 komentar: